Gagal Raih Kursi DPR RI, Nofel Saleh Hilabi Maju di Pilkada Kota Bekasi

Reportika.co.id || Kota Bekasi – Nofel Saleh Hilabi dengan berjalan kaki bersama pendukungnya dari gedung Golkar di Jl.Ahmad Yani menuju gedung PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) untuk mendaftarkan Calon Walikota Bekasi, dengan di sambut oleh ketua DPC PKB Kota Bekasi Rizky Topananda berserta pengurus di Ruko Sentra Niaga Kalimalang, Bekasi Selatan. Rabu, (08/05/2024).

Dalam keseriusannya Novel Saleh Hilabi akan mencalonkan Walikota Bekasi dan mengembalikan formulir pendaftaran dalam kontes Pilkada Kota Bekasi.

“Hari ini saya mendatangi kantor PKB Kota Bekasi menyerahkan dan mendaftarkan diri formulir Calon Walikota Bekasi di Gedung PKB dengan di dampingi tim sukses dan sejumlah organisasi partai Golkar,” Ucap Nofel.

Nofel menjelaskan, dengan kedatangan nya ke gedung PKB Kota Bekasi berjalan kaki dari Gedung Golkar sudah mendapatkan mandat dari DPP.

“Sudah koordinasi dengan DPP Partai Golkar, dan kemarin ada bimtek juga yang dilaksanakan di bandung, alhamdulillah sinyalnya bagus. Makanya saya datang kesini (PKB),” paparnya

Ia mengaku optimis akan mendapatkan rekomendasi, karena berdasarkan survey yang ada namanya masih memiliki kans tinggi dan menyakini sebagai kader yang baik dan akan selalu bergandengan tangan menuju kemenangan.

“Harus yakin, karena di survey kan masih ada nama saya,” ucapnya.

Di tempat yang sama sementara itu ketua DPC KPK Kota Bekasi Rizky Topananda mengapresiasi keseriusan Nofel yang ini maju sebagai Calon Walikota Bekasi bersinergi dengan PKB Kota Bekasi dalam ajang Pilkada Kota Bekasi.

“Dengan kedatangan hari ini sahabat saya bang Nofel Salah Hilabi mengembalikan formulir pendaftaran calon Walikota melalui PKB,” papar Ricky

Menurut Ricky, partainya akan terbuka kepada siapapun yang berniat untuk maju dalam ajang pemilihan Calon Walikota Bekasi. Namun pihaknya tetap memperhatikan keseriusan kandidat-kandidat yang mengambil formulir dan hingga saat ini ada enam (6) kandidat sudah mengembalikan ke PKB Kota Bekasi.


“PKB harus terbuka kepada siapapun, dari partai apapun. Tapi paling kita melihat keseriusan kandidat apakah mereka akhirnya memulangkan atau mengembalikan formulir atau tidak. Sejauh ini, sudah ada 6 yang mengembalikan formulir,” pungkasnya.

Sule

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *